"Tak ada manusia
yang terlahir sempurna.."
kata-kata itu yang sekarang
terlintas di otak ku dan kata hati ku. Aku memang tak sempurna, masih harus
banyak belajar untuk mengerti tentang dunia dan kehidupan ini. Renungan semalam
membuat ku sadar tentang ini semua. Ketika emosi memuncak aku belajar, bukan
menangis atau marah yang harus ku lakukan ketika emosi itu memuncak. Tetapi aku
harus terbuka pada diri aku dan berani mengakui diri ku seperti apa, aku harus
bisa membuat bagaimana diriku mengubah karakter ku.
Seseorang telah
membuat aku sadar, menangis dan marah bukan pilihan yang tepat dalam
menyelesaikan masalah. Umur bukanlah sesuatu yang menentukan kedewasaan
seseorang, tetapi dirinya sendirilah yang dapat menentukannya.
Aku adalah sebuah
kepompong yang akan menjadi kupu-kupu dan aku sendirilah yang akan menentukan
sayapku akan seindah apa. Akulah yang akan menentukan aku akan terbang kemana
kelak. Aku telah mengambil pilihan ku dan aku harus bertanggung jawab dengan
itu. Aku harus bisa, aku ingin semua memandang aku tak sebelah mata lagi.
Beberapa akhir ini
pikiranku kacau, semua ada masalah dan semua mebuatku pusing. Aku bingung harus
menyelesaikan masalah yang mana dulu dan seperti apa cara mnyelesaikannya.
Aku binggung harus mengadu kepada siapa, semua tertahan dihati dan tak
dapat ku curahkan. Aku seperti robot yang dikendalikan oleh mesin dan tidak
dapat memilih keinginanku.Kini semuanya mesinnya rusak dan aku harus
membenarkan mesin itu menjadi lebih baik.
Memang aku mengambil
cara yang salah tapi dari kesalah itu kini aku tau cara menyelesaikannya. Diam
memang bukan pilihan, semua harus di ungkapkan agar memori di otak dapat
refresh. Aku akan berusaha menjadi lebih baik dari kemarin. Aku akan berusaha
menyelesaikan masalah itu, walaupun sabtu minggu ku pergunakan side job. Aku ga
ingin merepotkan siapapun orang yang aku sayang, aku harus bisa menyelesaikan
semua ini tanpa perlu ada yang tau. Mati memang menyelesaikan masalah tapi itu
bukan pilihan karena walau raga telah mati tapi akan meninggalkan nama yang tak
baik.
Terima kasih untuk
orang yang telah memberi semangat kepada ku disini. Ternyata masih ada yang
peduli dengan diri ku. Dia tidak ikut memojokan aku, tapi dia membantu aku.
Semua manusia pasti pernah melakukan kesalahan, tapi apakah ketika dia salah
kita harus menjauh??? Mereka pasti akan terpuruk bila itu yang terjadi karena
tak ada yang membantunya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar